Blog ini berisi informasi seputar cara dan tips investasi emas yang benar

Coba Demo Account

Cara Mudah Trading Emas Dengan Menggunakan Stop Loss

4 CARA CERMAT TENTUKAN STOP LOSS UNTUK TRADING EMAS ANDA


Sobat trader, Apa yang terlintas dalam benak Anda ketika mendengar kata stop loss? Saya yakin beberapa dari Anda apalagi yang masih pemula agak sedikit kebingungan dengan stop loss ini. Apa sih sebenarnya stop loss itu? Apakah cara trading emas dengan menggunakan stop loss ini di anjurkan? Nah kebetulan pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai stop loss dan cara yang tepat dalam menggunakannya. Walaupun terkesan sepele, namun stop loss punya makna penting untuk mendulang profit. Selain itu, usut punya usut ternyata masih banyak trader yang kebingungan dalam membuat dan menentukan stop loss. Sekalinya sudah di gunakan, penempatannya malah terlalu dekat dan banyak permasalahan lainnya. Nah untuk memecahkan masalah tersebut, langsung saja yuk Anda simak baik-baik trik trading emas dengan menggunakan stop loss ini, cekidot.


Sebelumnya, ada 4 hal yang harus Anda ketahui sebelum menentukan stop loss yaitu :


1. Harga Tertahan


Yang di maksud dengan harga tertahan yaitu mencari di mana harga-harga tersebut tertahan. Anda sendiri yang mencari harga tersebut dengan menggunakan timeframe yang di sesuaikan dengan strategi yang di pakai. Nah harga yang tertahan tersebut, nantinya sering di jadikan sebagai level untuk menentukan stop loss. Jadi nanti, Anda sendiri yang mencari harga tertahan tersebut kemudian nanti Anda pula yang menentukan stop loss nya. Tips nya tempatkan stop loss di area support terdekat lalu beri jarak 2 atau 3 x spread dari low/harga rendah paling terakhir. Jadi Anda tentukan batasan terendahnya kemudian di kalikan dengan spreadnya. Jadi Jika harga naik, stop loss yang di gunakan akan menjadi level penahan jika ternyata harga tidak bergerak sesuai dengan perkiraan. 


2. Fibonacci Retracement


Untuk fibonacci retracement, ada beberapa level yang di gunakan dalam trading, yaitu level 0.0%, 23.6%, 38.2%, 50.0%, 61.8%, 76.4% dan 100.0%. Level-level tersebut sebagai acuan atau referensi untuk menentukan level stop loss. Tetapi level yang biasa di jadikan sebagai acuan stop loss adalah 0.0%, 23.6%, 76.4%, 100.0%. Nah sisa dari level yang tidak di sebutkan itu tandanya tidak tepat di jadikan acuan untuk stop loss. Cara trading emas menggunakan fibonacci yaitu temukan titik-titik tertinggi dan terendah yang signifikan. Titik-titik tersebut bisa di sebut sebagai swing high dan swing low. Setelah menemukan swing high dan swing low nya, Anda harus cermat mencari jumlah level yang tadi sudah di sebutkan, setelah itu Anda bisa lakukan open posisi dan tentukan stop loss pertama serta stop loss kedua. 


3. Pivot Point


Para trader biasanya menetukan pivot point sebagai support dan resistance yang objektif. Pivot point kerap kali di jadikan sebagai level untuk menentukan stop loss. Jika Anda memiliki indikator pivot, Indikator ini akan berubah setiap harinya secara otomatis. Namun jika Anda tidak memilikinya, Anda masih bisa menghitung secara manual. Jika Anda open posisi buy ketika harga menembus resistance 1 maka target berikutnya harga bergerak ke resistance 2. Letak level stop loss yang bisa di tentukan yaitu pivot point yang berfungsi sebagai supportnya.  


4. ATR (average trough range)


Indikator ini pertama kali di perkenalkan dan di gunakan oleh Welles Wilder. ATR ini berfungsi untuk mengukur volatilitas pasar bukan berfungsi untuk menentukan posisi buy atau sell. ATR ini gabungan dari rata-rata sejumlah ture range. ATR pada periode 1 misalkan itu berarti true range nya terjadi pada periode tersebut. Sementara ATR periode 14 itu tandanya rata-rata 14 true range di periode terakhir. Perlu Anda ketahui bahwa nilai true range itu adalah nilai terbesar dari 3 nilai berikut ini, yaitu :

a. Selisih dari harga tertinggi dengan harga terendahnya
b. Selisih dari harga tertinggi dengan harga penutupan sebelumnya
c. Selisih dari harga terendah saat ini dengan harga penutupan sebelumnya 

Karena indikator ini tidak bisa menentukan trend dan hanya sebagai lagging indikator (indikator pengikut), indikator ini perlu di lengkapi dengan indikator lain yang bisa menentukan trend. Untuk info lebih lengkap terkait cara tepat penggunaan stop loss dengan 4 komponen di atas Anda bisa klik video berikut ini. 


(Source: youtube.com)

Nah itulah salah satu cara trading emas yang benar mengenai penggunaan stop loss. Saya tidak pernah bosan mengingatkan Anda untuk selalu menggunakan stop loss, karena stop loss punya peran penting untuk menjaring profit Anda. Oya, walaupun Anda trading emas hanya dengan modal kecil, jangan khawatir, karena Anda tetap punya peluang mendapatkan puluhan juta rupiah hanya dengan membuka demo account. Terapkan cara trading emas Anda di demo account dan lihat berapa besar provit Anda. Setelah mantap dengan strategi dan profit yang Anda dapatkan, segera beralih ke live account dan nikmati profit puluhan juta rupiah.
Selamat Mencoba


Salam Profit




Labels: belajar trading emas, cara trading emas yang benar, investasi emas, tips dan trik, tips trading emas, trik trading emas

Thanks for reading Cara Mudah Trading Emas Dengan Menggunakan Stop Loss. Please share...!

0 Comment for "Cara Mudah Trading Emas Dengan Menggunakan Stop Loss"

Back To Top